Awal kita bertemu, sama sekali tidak terjadi apa apa. Kau hadir dengan raga yang tampak biasa. Saat itu tak sedikitpun percakapan terjalin. Hanya sebuah tatapan mata yang mungkin tidak berarti. Aku sibuk dengan pekerjaanku dan kau pun sibuk dengan apa yang sedang kau kerjakan saat itu. Saat aku bercakap dengan temanku, kau tetap diam tanpa kata. Aku mulai ingin mengetahui dirimu. Karna rasa penasaran yang mengalir. Saat waktu break, tanpa sengaja kita bertemu. Kaupun memberikan senyuman pertamamu. Aku hanya diam, kaget dengan apa yang baru saja terjadi pada dirimu. Waktu break pun telah usai. Kau hadir kembali dengan seperangkat alat yang kau bawa. Aku sudah lebih dulu menyibukkan diriku di ruangan itu. Seiring waktu berjalan, aku yang sedang bersenda gurau tiba tiba mendengar sebuah suara dari jarak yang begitu dekat. Dan ternyata, untuk pertama kalinya kau menyapa diriku. Ya diriku, karna saat itu yang ada didekatmu hanyalah diriku. Aku melihat tatapan itu. Tatapan yang utuh. Yaa kita mulai bercakap saat itu. Tapi yang anehnya, kita sama sekali tidak memberikan sebuah nama kita masing masing. Bercakap tanpa tahu nama dari diri masing masing. Tapi itu membuatku nyaman bercakap denganmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar